assalamu'alikum. wr.wb
Hormat saya pada kementerian pendidikan Republik Indonesia, pembahasan kali ini dimulai dengan sistem pembelajaran Daring yang telah diterapkan di Indonesia mulai tahun 2020 lalu dikarenakan dampak epandemi/pandemi Covid-19 yang telah masuk Negara Indonesia tercinta.
Banyak yang terdampak dari epandemi/pandemi ini, tidak terkecuali di dunia Pendidikan. dapat dipandang dalam 1 tahun ini banyak pendapat para pemikir Nasionalis yang mangatakan bahwa epandemi/pandemi ini merupakan perang biologi. namun dalam pemikiran beragama dalam baru-baru ini bahwa pandemi merupakan langkah penguasaan salah satu agama. salah satunya yang mencuat yaitu Negara kaum Yahudi yang didukung oleh Kristiani dari negara paman sam yang ingin merebut daerah strategis Palestina. diluar itu semua, saya akan bahas dunia pendidikan di Indonesia yang semakin menurun dalam segi pembelajaran. mulai dari metode dan model pembelajaran yang telah diterapkan di dunia pendidikan Indonesia.
METODE
Di dunia pendidikan metode pembelajaran adalah suatu hal yang sangat sensitif untuk pencapaian suatu pembelajaran yang dituju, yang dimana tujuan dan materi pendidikan yang baik tanpa didukung metode penyampaian yang baik dapat melahirkan hasil yang tidak baik. Atas dasar itu dunia pendidikan menaruh perhatian yang besar terhadap masalah metode(Rusmaini,Ilmu Pendidikan.116.2014). Keberhasilan atau kegagalan pendidikan dalam melakukan proses pembelajaran banyak ditentukan oleh kecakapan dalam memilih dan menggunakan metode yang tepat. sering kali ditemukan seorang pendidik yang mumpuni dalam pengetahuan tetapi tidak berhasil dalam mendidik, hanya karena dia tidak menguasai metode pendidikan. itulah sebabnya mengapa metode salah satu yang terpenting dalam sebuah perjalanan menuju sesuatu yang di inginkan.
ada beberapa metode dan model pembelajaran yang ada di dunia pendidikan Indonesia (Rusmaini, 155), yaitu :
- metode cerita
- metode ceramah
- metode tanya jawab
- metode diskusi
- metode pemberian tugas
- metode demonstrasi
- metode imstal (perumpamaan)
- metode karya wisata
- model pembelajaran kooperatif
- metode STAD (Student Teams Achievement Devision)
- metode jigsaw
- metode GI (group Investigation)
- metode strukutural
dari beberapa metode dan model diatas, sudah terlihat bahwa datangnya epandemi/pandemi Covid-19 sangat menganggu dunia pendidikan. dan akhirnya dunia pendidikan Indonesia harus mencari dan melaksanakan metode baru yang belum pernah dilaksanakan sebelumnya atau yang tidak pernah terfikirkan sebelumnya dalam dunia pendidikan, yaitu "DARING".
walaupun pada sekitar tahun 2010 sudah dimulai untuk mencoba metode di dunia digital pada pendidikan belum ada titik temu untuk melaksanakan pembelajaran secara Daring atau online, melaikan hanya dalam bentuk pendaftaran atau tes pendaftaran saja yang dilakukan. dalam hal ini sudah 10 tahun terlaksanakan masih banya pendidik dalam dunia pendidikan yang belum menemukan metode yang tepat untuk dilaksanakan pembelajaran secara Daring.
DAMPAK METODE DARING
1. Pada Peserta Didik dan Pendidik
Dampak daring yang telah terasa dalam setahun adalah tidak adanya kontak sosial edukatif./interaksi sosial. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal terdiri dari Pendidik dan Peserta Didik, antara mereka sudah barang tentu terjadi adanya saling hubungan, baik antara pendidik dengan pesetrta didik, peserta didik dengan peserta didik. manfaat pergulan yang terbentuk dalam sehari-hari adalah cara yang paling baik dan efektif dalam pembentukan pribadi dan dengan cara ini pula maka hilanglah jurang pemisah antara pendidik dan peserta didik.
kontak soial antara peserta didik dan pendidik menunjukka bahwa suasana edukasi telah terlaksana secara alami. sesama peserta didik pun dapat saling berkawan dan saling mengajak dan diajak, saling sercerita, saling disiplin diri agar tidak menyinggung persaan temannya.
2. Pada orang tua
Dampaknya ialah susahnya dalam melakukan kegiatan kesharian dalam rumah tangga yang dilakukan kesehariannya, terkhusus yang anaknya masih menginjak jenjang sekolah dasar dimana orang tua harus mendampingi bahkan mengerjakan tugas yang diberikan secara Daring oleh pendidikan pada masa epandemi/pandemi Covid-19.
ditambah jika didaerah terpencil orang tua harus mencari nafkah diluar rumah atau ke ladang yang mereka punya pada setiap hari di pagi hari. yang sangat jelas menggangu aktifitas keseharian orang tua untuk menafkahi keluarganya. belum ditambah jika anaknya belum mempunyai alat untuk mengikuti pembelajaran Daring yaitu smartphon/Hp, sangat mempengaruhi semua segi di keluarganya.
Itu semua masih sebagian kecil yang terlihat dari dampak adanya epandemi/pandemi Covid-19 di Indonesia. masih banyak hal yang terhalang dalam benak orang tua yang belum terlihat.
3. Pada Sekolah
Dampak yang ada pada sekolah pada masa pandemi ialah kurang terawatnya lingkungan sekolah karena tidak adanya kegiatan bersih-bersih yang biasa dilakukan oleh peserta didik. ditambah pendidik yang kewalahan mengatasi pembelajaran Daring yang baru saja diperintahkan oleh kementerian pendidikan Republik Indonesia karena belum adanya metode yang jelas dalam pelaksanaannya.
Ini semua merupakan sebuah problem yang sangat mempersulit proses pembelajaran yang sebelumnya harus berhadapan dengan era digital dimana para peserta didik disibukkan dengan game yang tersedia di era digital. Yang selanjutnya ialah sulitnya dalam Evaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan secara Daring, dalam konteksnya pembelajaran Daring tidak memenuhi kriteria kurikulum yang telah dijalankan sekarang, K-13 mempunya penilaian Prilaku Peserta Didik yang juga menetukan nilai moral dan sepiritual pesert didik.
Dari semua ulasan diatas marupakan sedikit dari setumpuk masalah yang ada pada negara kita, ini semua terinspirasi dari keadaan yang tidak pasti dalam Negara. dimana Negara seharusnya membuat rakyat menjadi aman dalam kehidupan sehari-hari.
saya berterima kasih pada Menteri Pendidikan Republik Indonesia dalam 1 tahun ini telah berusaha mencari solusi dalam situasi genting negara dan dunia
Saya Ahiri
wassalamu'alaikum, wr. wb